selected terms: 49 page 1 of 3
1. farce
(farce : daging cincang untuk mengisi ayam, atau unggas lainya.)
2. fat absorption
(fat absorption : lemak yang diserap oleh makanan ketika makanan digoreng dalam minyak.)
3. fermentation
(fermentation : peragian, perubahan kimiawi pada kelompok organis yang dilakukan dalam reaksi organism (ragi/bakteri) dan biasanya menghasilkan gelembung udara.)
4. fermipan
(fermipan : Bahan yang dipakai membuat roti tanpa banting berupa butir halus warna mudah.)
5. field heat
(field heat : Panas yang dihasilkan selama di lapangan.)
6. filed
(filed : Daging tanpa tulang (sapi,ikan,babi))
7. fillet
(fillet : Irisan tipis daging ayam,sapi / ikan ,tanpa tulang. fillet : Melepaskan daging dari tulang. fillets : teknik potongan membujur.)
8. filling
(filling : Cream manis, selai, dsb diisikan diantara lapisan cake/di dalam roti/kue.)
9. filosoof
(filosoof : Hidangan pemula yang panas dibuatdari pure dengan daging lalu dibakar.)
10. finely choupped
(finely choupped : Bahan yang dicacah sangat halus.)
11. fish
(fish : ikan)
12. fish section
(fish section : memasak hidangan dari hasil laut kecuali dengan proses grilling dan deep frying.)
13. fissy carrot
(fissy carrot : potongan tipis pada wortel.)
14. flageolet beans
(flageolet beans : Biji-bijian mempunyai cita rasa halus (kacangPerancis) biasanya cocok untuk salad.)
15. flambee
(flambee : memasak di depan tamu.)
16. flamby
(flamby : proses pembakaran bahan-bahan yang dipergunakan dengan bantuan minuman keras (cognag/brandy).)
17. flame
(flame : Membakar hidangan ,biasanya dengan membubuhi minuman beralkhohol dan didekatkan pada api langsung.)
18. flan
(flan : Pie besar yang terbuka bagian atasnya, berisifla, buah /keju, dan diberi lapisan agar.)
19. flank
(flank : daging perut.)
20. flat sour
(flat sour : Kerusakan yang disebabkan bakteri yang tahan panas karena kurang kebersihan.)